“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian.” (Pramoedya Ananta Toer)
Selasa, 23 Agustus 2022
Selasa, 26 Juli 2022
Mulai Lagi...
Menjadi penulis memang sudah menjadi cita-cita saya sejak dulu. Bahkan sempat saya wujudkan lewat menulis sebuah buku di tahun 2015 silam yang diterbitkan oleh penerbit Maghza Pustaka Yogyakarta. Kesibukan seringkali menjadi alasan pembenar untuk saya tidak menulis. Padahal saya tahu hati kecil saya mengatakan bahwa itu hanyalah kilah saya karena saya tidak bisa berkomitmen dengan diri saya untuk bisa mengatur waktu dengan baik. Yaa... masak iya, buat nonton video youtube yang "gak jelas" aja dalam sehari bisa menghabiskan waktu sampai 5 jam. Sementara untuk menulis sekitar 30 menit saja bilang tidak punya waktu. Apa iya begitu? Saya harus mulai bangkit dan memulai lagi...
Bismillah...
Senin, 02 November 2020
Kewajiban Menuntut Ilmu - ppt download
Kewajiban Menuntut Ilmu - ppt download: Peta Konsep Hukum Hadis Al-Qur’an Keutamaan QS. Al-Mujādalah: 11 QS. Ar-Rahmān ; 33 Niat Balasan Menuntut ilmu Membaca Perilaku Memahami Kandungan
Sabtu, 09 November 2019
Minggu, 20 Oktober 2019
Kamis, 22 Agustus 2019
Selasa, 20 Agustus 2019
Kamis, 01 Agustus 2019
Sabtu, 06 Juli 2019
Sabtu, 29 Juni 2019
Selasa, 18 Juni 2019
Senin, 17 Juni 2019
Selasa, 11 September 2018
Jumat, 05 Mei 2017
Karir Anda Berjalan di Tempat?
Apakah Anda merasa karir
Anda tidak mengalami kemajuan? Apakah Anda merasa tidak tahu apa yang harus
dilakukan dan Anda bosan setiap kali berangkat bekerja? Apakah bos Anda merasa
bahwa Anda ada dan apakah Anda benar-benar berupaya? Jika Anda menjawab tidak
untuk sebagian besar pertanyaan, maka ini waktu yang tepat bagi Anda untuk
mencoba sesuatu yang baru untuk meningkatkan karir Anda.
Percaya atau tidak, promosi bukanlah hadiah atau pun
keberuntungan. Memerlukan kerja keras dan usaha tanpa henti untuk mendapatkan
promosi. Kemajuan teknologi, globalisasi, dan kehidupan yang bergerak cepat
membuat hidup lebih keras untuk menjadikan diri menonjol diantara ribuan
pekerja berkualitas. Akan tetapi, bukan berarti bahwa Anda akan menyerah,
bukankan begitu? Maka, berikut saran-saran yang patut dicoba untuk bergerak
menuju tangga karir yang lebih tinggi.
Kenali
tanggung jawab pekerjaan Anda
Tidak semua orang tahu dengan baik tentang
deskripsi pekerjaan yang harus mereka lakukan. Akibatnya, banyak pekerja tidak
memiliki inisiatif bagaimana mereka harus melakukan tanggung jawab mereka dan
beban kerja yang mereka tanggung dengan cara yang paling efektif. Bahkan tidak
sedikit dari mereka yang menunggu perintah bos ketimbang melakukan semua sesuai
dengan standar operasional pekerjaan mereka. Dengan demikian, sangat perlu
bahwa pada saat pelatihan kerja, Anda bertanya sebanyak mungkin untuk
mendapatkan gambaran yang jelas mengenai pekerjaan Anda. Mengetahui tanggung
jawab menjadikan Anda pekerja yang bertanggung jawab.
Rencanakan
pekerjaan dan buat pengaturan waktu
Kemudian setelah Anda mengetahui tanggung jawab,
waktunya untuk membuat rencana. Tetapkan tujuan utama di catatan terpisah
dengan menjawab beberapa pertanyaan berikut: Apa yang ingin Anda berikan kepada
perusahaan melalui peran Anda? Bagaimana Anda mencapainya? Seberapa lama Anda
mencapainya? Apa tujuan jangka pendek Anda? Apa tujuan jangka panjang Anda?
Pertanyaan-pertanyaan tersebut akan
mengubah Anda menjadi sosok yang berbeda, seorang karyawan yang memiliki visi
ke depan tentang pekerjaan dan perusahaan untuk masa depan yang lebih baik.
Bina
hubungan baik dengan setiap orang di departemen Anda
Hubungan dengan karyawan lain adalah kunci lain
keberhasilan di perusahaan. Jika orang tidak berhubungan baik dengan Anda, Anda
akan dinilai sebagai karyawan yang tidak baik oleh rekan dan bahkan bos Anda
menganggap Anda kurang dalam hal interaksi sosial. Maka, cobalah bersikap
seperti peri berhati ramah setiap waktu. Senyum dan sapa semua orang, tawarkan
bantuan kepada mereka, dan jadilah dermawan. Dengan cara ini, Anda akan dinilai
sebagai orang yang ramah dan peduli kepada setiap orang sehingga mudah bagi
Anda mendapatkan teman ketimbang mendapatkan musuh.
Mulailah
berkonsultasi dengan bos atau senior Anda
Selain membina hubungan baik dengan setiap orang,
mendekati bos atau senior Anda untuk mendapatkan saran-saran bukanlah ide yang
buruk. Sangat dipercaya bahwa mentoring hubungan sangat membantu Anda untuk
belajar lebih tentang pekerjaan Anda. Begitu Anda sudi melakukan mentoring, bos
Anda melihat Anda sebagai seseorang yang mau belajar. Sangat mungkin pendekatan
tersebut juga membuat Anda lebih dekat mendapatkan promosi. Akan tetapi, harus
diingat bahwa Anda harus melakukannya secara profesional karena tentu saja Anda
tidak ingin dituduh sebagai penjilat.
Bersikap
profesional setiap waktu
Anda harus ingat untuk selalu bersikap profesional
karena orang akan dengan mudah menilai kualifikasi Anda berdasarkan tindakan
Anda. Pastikan untuk datang tepat waktu. Berpakaianlah dengan rapi dan
profesional, gunakan riasan minimalis, dan jangan lupa untuk bercukur. Dan
untuk kinerja Anda, upayakan menyelesaikan beban kerja sebaik mungkin tanpa
cacat tepat waktu. Dan yang terakhir, cobalah bersikap pandai dan kritis dengan
bertanya jika Anda bingung dan memastikan semuanya jelas sebelum melakukan
pekerjaan.
Melakukan tips-tips tersebut secara konsisten tentu
akan meningkatkan posisi Anda diperusahaan.
Semua tips di atas akan sangat bagus jika dipadukan
dengan informasi terkini tentang kesempatan kerja di Afrika Selatan | Amerika
Serikat | Arab Saudi | Argentina | Australia
| Austria | Bahrain | Belanda
| Belgia | Brazil
| Chili | Denmark
| Ekuador | Finlandia | Hong
Kong | Hungaria | India | Indonesia
| Inggris | Irlandia
| Israel | Itali | Jepang
| Jerman | Kanada
| Kazakhstan | Kolumbia
| Korea Selatan | Kosta Rica | Kuwait
| Luxembourg | Malaysia | Maroko
| Mesir | Mexico
| Nigeria | Norwegia
| Oman | Panama
| Perancis | Peru
| Pilipina | Polandia
| Portugal | Puerto
Rico | Qatar | Republik
Ceko | Republik Cina | Romania | Rusia | Selandia Baru | Singapura
| Spanyol | Swedia
| Swiss | Taiwan
| Thailand | Turki
| Ukraina | Uni
Emirat Arab | Uruguay | Venezuela | Vietnam
| Yunani
Rabu, 01 Februari 2017
Aku dan Hidup
Aku adalah aku, dan hidup adalah hidup. Aku ada dan bernyawa maka aku hidup. Apakah hidup hanya cukup dengan bernyawa saja? Apakah orang yang bernyawa sudah pasti hidup? Tergantung laah... Tergantung pada apa? Ya tergantung bagaimana kita mendefinisikan hidup itu sendiri. Kalau hidup hanya diartikan bernyawa, bergerak, berkembang biak, bernafas dan semua ciri-ciri fisik semata, tentu semua yang bernyawa disebut hidup. Akan tetapi, kalau hidup lebih diartikan sebuah kebermaknaan dan memberi arti buat lingkungan dan orang lain atau sesama, maka, tidak semua orang bisa dikatakan hidup.
Dari penjelasan di atas, maka kita bisa menyimpulkan bahwa ada orang yang "tidak hidup" walaupun dia bernyawa. Ada orang yang tidak mati dan tidak hidup. Ada juga yang bahkan sudah mati sebelum ia mati.
Kreatifitas adalah kunci dari kehidupan yang senantiasa menyala. Semangat yang terus dikobarkan. Dan memberi makna terhadap setiap langkah hidup ini merupakan hal yang harus kita lakukan agar kita selalu "hidup". Kita harus melawan rasa malas yang selalu menghantui diri kita. Setiap orang kadang kalau tidak punya alasan untuk semangat dia akan cenderung berleha-leha. Paling tidak ada dua alasan yang bisa membuat kita semangat dan terjauh dari rasa malas yang mengganggu kita. Pertama, rasa ingin memberikan kebahagiaan dan persembahan terbaik kepada orang-orang yang kita sayangi. Kedua, membayangkan "sakitnya" kalau kita tidak mampu melakukan hal tersebut.
Intinya, mau bahagia dan khawatir sakit adalah dua hal pengungkit semangat hidup kita. Itulah yang membuat hidup kita lebih hidup.
Di samping itu, ada hal yang lebih besar dari 2 hal terebut, yaitu rasa syukur dan penghambaan kepada Allah yang Maha Besar, Allah yang memberi kemampuan besar kepada diri kita berupa potensi yang bisa dikembangkan.
Wallaahu a'lam...
Kamis, 24 Desember 2015
Struktur dan Tugas Pengurus OSIS
Pembina OSIS terdiri dari:
- Kepala Sekolah, sebagai Ketua
- Wakil Kepala Sekolah, sebagai Wakil Ketua
- Guru, sebagai anggota,
sedikitnya 5 (lima) orang dan bergantian setiap tahun pelajaran
Tugas dari Pembina OSIS:
- Bertanggung jawab atas seluruh
pengelolaan, pembinaan, dan pengembangan OSIS di sekolahnya;
- Memberikan nasihat kepada perwakilan kelas
dan pengurus;
- Mengesahkan keanggotaan perwakilan kelas
dengan Surat Keputusan Kepala Sekolah;
- Mengesahkan dan melantik pengurus OSIS
dengan Surat Keputusan Kepala Sekolah;
- Mengarahkan penyusunan Anggaran Rumah Tangga
dan program kerja OSIS
- Menghadiri rapat-rapat OSIS
- Mengadakan evaluasi terhadap
pelaksanaan tugas OSIS
Perwakilan Kelas
Badan ini disebut dengan Majelis Perwakilan Kelas / Majelis
Permusyawaratan Kelas (MPK). Posisi Badan ini lebih tinggi daripada Ketua OSIS
dan berperan sebagai pengawas kebijakan osis.
Terdiri atas 2 (dua) orang dari setiap kelas, tugas:
- Mewakili kelasnya dalam rapat perwakilan
kelas ;
- Mengajukan usul kegiatan untuk dijadikan
program kerja OSIS;
- Mengajukan calon pengurus OSIS berdasarkan
hasil rapat kelas ;
- Memilih pengurus OSIS dari daftar calon
yang telah disiapkan ;
- Menilai laporan pertanggung jawaban
pengurus OSIS pada akhir tahun jabatannya;
- Mempertanggung jawabkan segala tugas
kepada Kepala Sekolah selaku Ketua Pembina ;
- Bersama- sama pengurus menyusun
Anggaran Rumah Tangga.
Syarat Pengurus OSIS
- Taqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa
- Memiliki budi pekerti yang baik dan sopan
santun terhadap orang tua, guru, dan teman
- Memiliki bakat sebagai pemimpin
- Tidak terlibat penggunaan Narkoba
- Memiliki kemauan, kemampuan, dan
pengetahuan yang memadai
- Dapat mengatur waktu dengan
sebaik-baiknya, sehingga pelajarannya tidak terganggu karena menjadi
pengurus OSIS
- Pengurus dicalonkan oleh perwakilan kelas
- Tidak duduk dikelas terakhir, karena akan
menghadapi ujian akhir
- Syarat lain disesuaikan dengan
ketentuan sekolah.
Kewajiban Pengurus
- Menyusun dan melaksanakan program kerja
sesuai dengan Anggran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga OSIS
- Selalu menjunjung tinggi nama baik,
kehormatan, dan martabat sekolahnya
- Kepemimpinan pengurus OSIS bersifat
kolektif
- Menyampaikan laporan pertanggung jawaban
kepada Pembina OSIS dan tembusannya kepada Perwakilan Kelas pada akhir
masa jabatannya
- Selalu berkonsultasi dengan
Pembina
Struktur dan Rincian Tugas Pengurus
Pengurus Harian Majelis Permusyawaratan Kelas, terdiri dari:
- Ketua Majelis
- Wakil Ketua Majelis
- Sekretaris Majelis
Ketua, tugas:
- Memimpin organisasi dengan baik dan
bijaksana
- Mengkoordinasikan semua aparat kepengurusan
- Menetapkan kebijaksanaan yang telah
dipersiapkan dan direncanakan oleh aparat kepengurusan
- Memimpin rapat
- Menetapkan kebijaksanaan dan mengambil
keputusan berdasarkan musyawarah dan mufakat
- Setiap saat mengevaluasi
kegiatan aparat kepengurusan
Wakil Ketua, tugas:
- Bersama-sama ketua menetapkan
kebijaksanaan
- Memberikan saran kepada ketua dalam rangka
mengambil keputusan
- Menggantikan ketua jika berhalangan
- Membantu ketua dalam melaksanakan tugasnya
- Bertanggung jawab kepada ketua
- Wakil ketua bersama dengan
wakil sekretaris mengkoordinasikan seksi-seksi
Sekretaris, tugas:
- Memberikan saran kepada ketua dalam rangka
mengambil keputusan
- Mendampingi ketua dalam memimpin setiap
rapat
- Menyiarkan, mendistribusikan dan menyimpan
surat serta arsip yang berhubungan dengan pelaksanaan kegiatan
- Menyiapkan laporan, surat, hasil rapat dan
evaluasi kegiatan
- Bersama ketua menandatangani setiap surat
- Bertanggung jawab atas tertib administrasi
organisasi
- Bertindak sebagai notulis dalam
rapat, atau diserahkan kepada wakil sekretaris
Wakil Sekretaris, tugas:
- Aktif membantu pelaksanaan tugas
sekretaris
- Menggantikan sekretaris jika sekretaris
berhalangan
- Wakil sekretaris membantu wakil ketua
mengkoordinir seksi-seksi
Bendahara dan Wakil Bendahara, tugas:
- Bertanggung jawab dan mengetahui segala
pemasukan pengeluaran uang/biaya yang diperlukan
- Membuat tanda bukti kwitansi setiap
pemasukan pengeluaran uang untu pertanggung jawaban
- Bertanggung jawab atas inventaris dan
perbendaharaan
- Menyampaikan laporan keuangan
secara berkala
Ketua Seksi, tugas:
- Bertanggung jawab atas seluruh kegiatan
seksi yang menjadi tanggung jawabnya
- Melaksanakan kegiatan seksi yang
diprogramkan
- Memimpin rapat seksi
- Menetapkan kebijaksanaan seksi dan
mengambil keputusan berdasarkan musyawarah dan mufakat
- Menyampaikan laporan,
pertanggung jawaban pelaksanaan kegiatan seksi kepada Ketua melalui
Koordinator
Pokok-pokok Kegiatan Seksi
Seksi Pembinaan keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, antara lain:
- Melaksanakan peribadatan sesuai dengan
ketentuan agama masing-masing;
- Memperingati hari-hari besar keagamaan;
- Melaksanakan perbuatan amaliah sesuai
dengan norma agama;
- Membina toleransi kehidupan antar umat
beragama;
- Mengadakan kegiatan lomba yang bernuansa
keagamaan;
- Mengembangkan dan memberdayakan
kegiatan keagamaan di sekolah
Seksi Pembinaan budi pekerti luhur atau akhlak mulia, antara lain:
- Melaksanakan tata tertib dan kultur
sekolah;
- Melaksanakan gotong royong dan kerja bakti
(bakti sosial);
- Melaksanakan norma-norma yang berlaku dan
tatakrama pergaulan;
- Menumbuhkembangkan kesadaran untuk rela
berkorban terhadap sesama;
- Menumbuhkembangkan sikap hormat dan
menghargai warga sekolah;
- Melaksanakan kegiatan 7K
(Keamanan, kebersihan, ketertiban, keindahan, kekeluargaan, kedamaian dan
kerindangan).
Seksi Pembinaan kepribadian unggul, wawasan kebangsaan, dan bela
negara, antara lain:
- Melaksanakan upacara bendera pada hari
senin dan /atau hari sabtu, serta hari-hari besar nasional;
- Menyanyikan lagu-lagu nasional (Mars dan
Hymne);
- Melaksanakan kegiatan kepramukaan;
- Mengunjungi dan mempelajari tempat-tempat
bernilai sejarah;
- Mempelajari dan meneruskan nilai-nilai
luhur, kepeloporan, dan semangat perjuangan para pahlawan;
- Melaksanakan kegiatan bela negara;
- Menjaga dan menghormati simbol-simbol dan
lambang-lambang negara;
- Melakukan pertukaran siswa
antar daerah dan antar negara.
Seksi Pembinaan prestasi akademik, seni, dan/atau olahraga sesuai
bakat dan minat, antara lain:
- Mengadakan lomba mata pelajaran/program
keahlian;
- Menyelenggarakan kegiatan ilmiah;
- Mengikuti kegiatan workshop, seminar,
diskusi panel yang bernuansa ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek);
- Mengadakan studi banding dan kunjungan
(studi wisata) ke tempat-tempat sumber belajar;
- Mendesain dan memproduksi media
pembelajaran;
- Mengadakan pameran karya inovatif dan
hasil penelitian;
- Mengoptimalkan pemanfaatan perpustakaan
sekolah;
- Membentuk klub sains, seni dan olahraga;
- Menyelenggarakan festival dan lomba seni;
- Menyelenggarakan lomba dan
pertandingan olahraga.
Seksi Pembinaan demokrasi, hak asasi manusia, pendidikan politik,
lingkungan hidup, kepekaan dan toleransi sosial dalam konteks masyarakat plural, antara lain:
- Memantapkan dan mengembangkan peran siswa
di dalam OSIS sesuai dengan tugasnya masing-masing;
- Melaksanakan latihan kepemimpinan siswa;
- kegiatan dengan prinsip kejujuran,
transparan, dan profesional;
- Melaksanakan kewajiban dan hak diri dan
orang lain dalam pergaulan masyarakat;
- Melaksanakan kegiatan kelompok belajar,
diskusi, debat dan pidato;
- Melaksanakan kegiatan orientasi siswa baru
yang bersifat akademik dan pengenalan lingkungan tanpa kekerasan;
- Melaksanakan penghijauan dan
perindangan lingkungan sekolah.
Seksi Pembinaan kreativitas, keterampilan dan kewirausahaan, antara lain:
- Meningkatkan kreativitas dan keterampilan
dalam menciptakan suatu barang menjadi lebih berguna;
- Meningkatkan kreativitas dan keterampilan
di bidang barang dan jasa;
- Meningkatkan usaha koperasi siswa dan unit
produkdsi;
- Melaksanakan praktek kerja nyata
(PKN)/pengalaman kerja lapangan (PKL)/praktek kerja industri (Prakerim);
- Meningkatkan kemampuan
keterampilan siswa melalui sertifikasi kompetensi siswa berkebutuhan
khusus;
Seksi Pembinaan kualitas jasmani,
kesehatan dan gizi berbasis sumber gizi yang terdiversifikasi antara lain:
- Melaksanakan perilaku hidup bersih dan
sehat;
- Melaksanakan usaha kesehatan sekolah
(UKS);
- Melaksanakan pencegahan penyalahgunaan
narkotika, psikotropika, dan zat adiktif (narkoba), minuman keras,
merokok, dan HIV AIDS;
- Meningkatkan kesehatan reproduksi remaja;
- Melaksanakan hidup aktif;
- Melakukan diversifikasi pangan;
- Melaksanakan pengamanan jajan anak
sekolah.
Seksi Pembinaan sastra dan budaya, antara lain:
- Mengembangkan wawasan dan keterampilan
siswa di bidang sastra;
- Menyelenggarakan festival/lomba, sastra
dan budaya;
- Meningkatkan daya cipta sastra;
- Meningkatkan apresiasi budaya.
Seksi Pembinaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK), antara lain :
- Memanfaatkan TIK untuk memfasilitasi
kegiatan pem-belajaran;
- Menjadikan TIK sebagai wahana kreativitas
dan inovasi;
- Memanfaatkan TIK untuk
meningkatkan integritas kebangsaan.
Seksi Pembinaan komunikasi dalam bahasa Inggris, antara lain :
- Melaksanakan lomba debat dan pidato;
- Melaksanakan lomba menulis dan
korespodensi;
- Melaksanakan kegiatan English Day;
- Melaksanakan kegiatan bercerita dalam
bahasa Inggris (Story Telling);
- Melaksanakan lomba puzzies words/scrabble.
Mau Umroh atau Haji? Allah Maha Kaya. Percayalah!!
Rasanya hampir tidak percaya ketika saya mendapat ajakan untuk berangkat umroh bersama jamaah umroh Ziarah Expedia Wisata. Adalah Pak Muhammad Soleh Purba dan Bu Yetti Hendrawati yang menjadi wasilah bagi saya untuk insya Allah bisa berangkat umroh pada 21 Januari 2016 nanti. Beliau berdua memang sosok yang sudah tidak asing lagi bagi saya. Beberapa tahun yang lalu saya sempat menjadi guru ngaji bagi keluarga beliau. Kedermawanannya pun sudah tidak diragukan lagi. Sudah banyak bantuan beliau berdua baik untuk perorangan, lembaga pendidikan, maupun kehidupan sosial.
Syukur yang tidak terhingga saya lantunkan sepanjang waktu kepada Allah SWT atas karunia ini. Mungkin bagi sebagian orang umroh sudah bukan merupakan hal yang aneh, umroh merupakan hal yang sudah biasa. Akan tetapi bagi saya mendapatkan kesempatan berangkat umroh merupakan sesuatu yang luar biasa. Betapa tidak, kondisi keuangan dan pendapatan yang ada saat ini secara perhitungan matematis saya sebagai manusia rasanya jauh panggang dari api. Tapi, dengan adanya kesempatan ini memastikan dan memberikan keyakinan yang kuat bagi saya bahwa tidak ada yang tidak mungkin bagi Allah. Kalau Allah sudah berkehendak maka segala sesuatunya bisa begitu sangat mudah. Jangan pernah mengukur segala sesuatu hanya dengan perhitungan kita saja sebagai manusia, tapi percayalah bahwa Allah-lah Sang Pemilik semesta. Berperasangkalah yang baik kepada Allah dan mintalah apa yang menjadi keinginan kita kepada-Nya tanpa ada keraguan sedikit pun. Yakinlah!!
Yang lebih "istimewa" lagi, saya tidak hanya diajak umroh semata, akan tetapi saya diminta untuk menjadi salah satu pembimbing umroh ini. Wow... yang bener aja, saya kan baru umroh sekarang, masa' sih saya jadi pembimbing? Bagaimana bisa? Saya bertanya-tanya di hati saya. Tapi, kemudian saya berusaha meyakinkan diri saya bahwa insya Allah saya bisa. Walaupun saya baru tapi bukan berarti saya blank sama sekali, kan kita bisa belajar dari video-video bimbingan yang berada di Youtube atau saya juga bisa bertanya kepada orang-orang yang pernah umroh. Asal kita mau belajar insya Allah semua akan bisa berjalan dengan baik.
Keberangkatan umroh ini memberikan pesan kepada siapapun yang ingin umroh atau haji tapi kemampuan secara finansial kurang jangan pernah menyerah. Pertama, lakukan dengan baik apa yang menjadi pekerjaan kita saat ini dengan penuh keikhlasan dan tanggung jawab. Kedua, bekerjalah semata-mata karena Allah dan istiqomahlah. Ketiga, pantaskan diri kita untuk pertolongan Allah. Untuk poin ketiga ini tentu perlu penjelasan khususnya untuk keinginan untuk berumroh atau haji ini. Untuk memantaskan diri, ada beberapa hal yang perlu dilakukan: 1. menabunglah semampu yang kita bisa. 2. khususkanlah tabungan tersebut untuk umroh atau haji. 3. beri tahu orang-orang terdekat kita tentang niat kita agar mereka selalu mengingatkan kita tentang niat awal yang kita bangun. 4. berdo'alah dan meminta do'alah kepada orang-orang terdekat dengan kita agar Allah SWT kabulkan keinginan tersebut. 5. jangan pernah berhenti menabung sekecil apapun tabungan yang bisa kita lakukan. 6. serahkan segala upaya tersebut kepada Allah Yang Maha Kaya. Bertawakallah. Semoga Allah segera kabulkan niat kita untuk beribadah ke tanah haram-Nya. Aamiin. :)
Selasa, 15 Desember 2015
SMP Islam At-Taqwa Juara I Cerdas Cermat PAI
Hari ini adalah hari yang sangat membahagiakan bagi kami. Betapa tidak, kami yang datang dari sekolah kecil yang belum banyak diketahui orang mampu menjadi juara pada event yang cukup besar dan bergengsi. Itu karena acara ini diselenggarakan oleh sekolah yang cukup bonafide di wilayah Tangerang Selatan dan sekitarnya, SMP Islam Al-Azhar. Acara tersebut adalah Lomba Cerdas Cermat Pendidikan Agama Islam Alfest Gebyar Muharram 1437 H. yang dilaksanakan pada tanggal 15 Desember 2015. Sejatinya, acara ini dilaksanakan pada bulan Oktober lalu bertepatan dengan bulan Muharram 1437 H. Tapi, karena sesuatu dan lain hal acara ini diundur jadi bulan Desember tanpa mengurangi esensi semangat Muharram yang dibawanya.
Kami mempersiapkan untuk mengikuti lomba ini dalam waktu yang cukup singkat. Sejak akhir November memang surat undangan untuk ikut lomba sudah diterima, akan tetapi karena kami terbentur dengan Ulangan Akhir Semester Ganjil yang dilaksanakan dari tanggal 30 November 2015 sampai dengan 8 Desember 2015, maka kami putuskan latihan akan kami lakukan setelah selesai UAS Ganjil ini. Selama UAS berlangsung kami sudah memilih calon peserta yang akan kami kirim untuk mengikuti Lomba Cerdas Cermat PAI ini sebanyak dua tim. Tim pertama (SMP Islam At-Taqwa A) terdiri dari Sulus Intan Wadhi'ah (kelas 9), Nadhira Elza Putri (kelas 9), dan Putri Salsabila (kelas 8). Tim kedua (SMP Islam At-Taqwa B) terdiri dari Ridha Ma'rifa (kelas 9), Lany Nurhasanah (kelas 9), dan Arum Nurfadhilah (kelas 8).
Hari Kamis, 10 Desember 2015, di ruang kepala sekolah kami mulai atur strategi agar lomba ini bisa berhasil dengan baik. Paling tidak kami bisa masuk semifinal (karena tahun lalu kami kandas di babak pertama - babak tes tulis -). Karena materi yang akan diberikan dalam lomba ini adalah materi pelajaran PAI kelas 7 semester 1 dan 2, kelas 8 semester 1 dan 2, dan kelas 9 semester 1, maka kami membagi materi itu untuk dikeroyok oleh 3 orang. Bagaimana cara membaginya? Begini. Untuk materi kelas 8 dan 9 semester satu kami sengaja abaikan terlebih dahulu. Kenapa? Karena mereka baru saja ulangan semester satu. Jadi, materi tersisa yang perlu dikuatkan dan diperdalam adalah materi kelas 7 semester 1 dan 2 (karena peserta tidak ada kelas 7), dan kelas 8 semester 2. Maka dibagilah materi kepada 3 orang tersebut, yang satu mempelajari kelas 7 semester 1, yang satu mempelajari kelas 7 semester 2, dan yang satu lagi mempelajari kelas 8 semester 2.
Selesai atur strategi, kami memberikan motivasi agar mereka punya semangat untuk memenangkan lomba ini. Tahun lalu kami belum bisa masuk semifinal, maka tekad kami untuk saat ini bisa memenangkan lomba ini minimal kami bisa masuk sembilan besar (semifinal). Itu saja tentu sudah sangat membahagiakan bagi kami apalagi kalau masuk babak ini kami akan mendapat jatah makan siang (hehehe...). Kami biarkan mereka belajar materi pelajaran sesuai bagiannya.
Kami mulai mencari materi untuk latihan lomba tersebut berupa soal-soal pilihan ganda sebanyak 5 paket yang saya ambil dari MGMP PAI Bekasi yang masing-masing terdiri dari 50 soal. Selain itu, kami juga mencari soal latihan cerdas cermat untuk babak semifinal dan final (kalau masuk), soalnya tidak tanggung tanggung, kami print soal sebanyak seribu pertanyaan.
Hari Sabtu, 12 Desember 2015, kami mulai untuk latihan soal pilihan ganda sebanyak 50 soal dengan simulasi seolah-olah mereka sedang lomba sungguhan. Kami berlatih dengan menggunakan lembar jawaban komputer lengkap dengan pensil 2B dan penghapus juga alat bantu untuk membulatkan LJK yang ada. Pada latihan pertama ini tim A masih salah 15 soal dan tim B salah 7 soal. Hari itu juga kami berikan mereka Standar Isi PAI kelas 7 sampai 9 agar mereka belajar dengan patokan Standar Isi ini. Hari Ahad, 13 Desember 2015, kami latihan kembali untuk yang kedua kalinya. Pertama peserta mengisi soal seperti kemarin dengan hasil tim A salah 7 dan tim B salah 7. Lumayan...
Setelah latihan tes tulis hari kedua ini kami mulai berlatih untuk (andaikan kami masuk) semifinal dan final. Kami berlatih sebanyak lebih kurang 300 soal secara lisan. Ini merupakan latihan terakhir sebelum lomba di hari Selasa, 15 Desember 2015. Kami berpesan kepada peserta dua tim ini terus belajar, jangan lupa terus berdo'a, dan jangan lupa pula meminta do'a kepada kedua orang tua. Akhirnya kami serahkan kepada Allah. Bertawakkal.
Hari ini, lomba dilaksanakan. Pagi tadi, lebih kurang jam 06.50 kami berangkat dengan angkot yang kami sewa untuk antar jemput kami berangkat dan pulang lomba. Kami sampai di sana sekitar pukul 07.20, masih lumayan sepi. Baru ada sekitar 3 atau 4 tim yang hadir. Kami melakukan registrasi dan mendapatkan kupon untuk ditukar dengan snack sebanyak 7 kotak. Pukul 08.15 acara dimulai dengan diisi sambutan kepala sekolah SMPI Al-Azhar dan Ketua BKOMS SMPI Al-Azhar. Pukul 08.45 LJK mulai dibagikan dan dijelaskan cara mengisinya, setelah itu dibagikan paket soal yang harus diisi oleh peserta. Pukul 08.55 peserta mulai mengerjakan soal dan diberikan waktu selama 45 menit, berarti sampai pukul 09.40.
Kami, para pendamping dipersilahkan untuk meninggalkan ruangan agar tidak mengganggu peserta yang sedang mengerjakan soal. Belum 30 menit ternyata para peserta sudah selesai mengerjakan soal. Kami dijanjikan bahwa sekitar pukul 10.00 kami akan segera mengetahui hasilnya. Ternyata sampai hampir pukul 11.00 baru diumumkan tim dari sekolah mana saja yang masuk 9 besar. Dan... syukur kami yang tak terperi saat itu, apa yang terjadi? Alhamdulillah, dua tim yang kami ikutkan kedua-duanya masuk 9 besar. Sebuah kejadian yang luar biasa. Karena kami sudah mampu masuk 9 besar dari 43 tim yang ikut tes tulis tersebut, dan itu berasal dari sekolah-sekolah yang lumayan besar-besar. Subhanallah.... Tim A berada di urutan ke-4 dengan jumlah soal betul 46 dari 50 soal dan Tim B berada di urutan ke-9 dengan jumlah soal betul 43 dari 50 soal.
Di semifinal, Tim B tampil lebih dulu bersama tim dari SMPN 5 B dan SMP Insan Cendekia Madani (ICM). Alhamdulillah Tim B ini masuk final karena mendapat nilai tertinggi. Sementara itu Tim A tampil pada sesi ketiga bersama tim dari SMPN 5 A dan SMP Islam Insan Harapan. Pada sesi ini kami harus mengakui keunggulan 2 tim lain dan Tim A tidak masuk ke final.
Pada sesi final Tim At-Taqwa B berhadapan dengan SMPN 11 dan SMP Insan Harapan. Dan Alhamdulillah pada akhirnya kami dari SMP Islam At-Taqwa mampu menjadi Juara I dan berhak mendapat Piala Tetap dari BKOMS Al-Azhar dan Piala Bergilir dari Kapustekkom Kemdikbud. Subhanallah... Alhamdulillah... Kami tidak henti-hentinya memuji Allah atas kemenangan ini. Ini sebuah tanggung jawab bagi kami. Bagi kami ini membuktikan bahwa walaupun kecil kalau kita mau berupaya insya Allah kita tetap bisa bersaing dengan sekolah manapun. Semangat dan sukses selalu.
Minggu, 13 Desember 2015
Langganan:
Postingan (Atom)

